Menu Close

Ramai Digandrungi, Thrifting Jadi Peluang Usaha Menggiurkan

Beberapa yang suka beli barang setengah pakai bukan tanpa alasan. Misalkan model baju tersebut sangat jarang untuk ditemukan, harga yang terjangkau, dan bagi yang mau memiliki baju bermerek dengan harga lebih murah. Baik itu untuk amal, atau karena untuk menambah penghasilan daripada banyak baju nganggur di lemari. Barang bermerek memiliki mannequin terbatas jadi sudah pasti punya peminatnya. Agar lebih efektif dalam memasarkannya, lakukan penjualan ditempat yang mendukung, seperti di garasi rumah, bazar, pasar malam, pasar khusus baju bekas, atau menjual secara online. STARJOGJA.COM, Info – Pandemi Covid-19 ini membuat orang kreatif ketika melihat barang bekas dan mengubahnya menjadi keuntungan yang menggiurkan.

Cara berjualan baju bekas

Bagi pemula ia menyarankan untuk membeli paket usaha terlebih dahulu sembari belajar menetukan merek dan harga jual. Karena, tidak sedikit pebisnis baju bekas, terlebih yang pemula, tidak merencanakan bisnis tersebut dengan matang. Sehingga, kamu harus bisa jadikan bisnis ini ladang cuan, yang bisa berikan kamu banyak keuntungan. Berjualan online memang sudah lebih dari cukup jika kamu tidak memiliki modal yang banyak. Namun nggak ada salahnya kalau kamu memiliki modal lebih untuk membuka offline store. Dengan itu kamu bisa memudahkan calon pelanggan yang ingin mencoba terlebih dahulu baju yang ingin dibeli.

Baju diberi tag toko online mu , lalu foto dengan gaya dan tema yang sama di setiap baju. Dalam sehari Randy biasa menjual sampai a hundred and fifty pakaian bekas dan selama sebulan keuntungan yang diraup mencapai Rp12 juta hingga Rp15 juta. Namun, untuk pakaian biasa tidak bermerek yang masih layak pakai akan dibanderol dengan harga Rp35 ribu hingga Rp40 ribu. Ditemui di Bandung, Minggu, Randy mengatakan bahwa bisnisnya itu berawal dari sekedar hobi mencari barang bekas untuk dipakai sehari-hari.

Usahakan untuk mencari koleksi-koleksi baru agar toko selalu terlihat aktif dan ramai. Belanja baju bekas di pasar loak dapat dilakukan seminggu atau dua minggu sekali agar display barang terus ter-update. Menurut dia, ada banyak orang yang tertarik dengan apa yang ia jual. Tapi, tentu saja banyak orang tidak rela menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk membeli pakaian bekas.

Dampak media sosial memang tidak bisa diremehkan, oleh karena itu development belanja dan berjualan baju bekas semakin meningkat semenjak adanya media sosial. Cobalah untuk cari informasi supplier terpercaya, di sosial media. Lakukan juga nego harga, karena biasanya provider akan langsung menjual baju bekas, per bal/karung. Kamu juga bisa mengikuti event-event fashion yang digelar di daerah kamu, setidaknya kamu bisa mengenalkan bisnis kamu kepada orang-orang. Pasti ada orang yang tertarik dengan baju bekas, apalagi masih sangat layak pakai dan memiliki harga yang murah.